Menjelang pertandingan Jumat (8/5/2015) dinihari nanti melawan Sevilla pelatih Fiorentina, Vincenzo Montella, mengaku sudah mengetahui kelemahan tim lawan, di leg pertama semifinal Liga Europa di stadion Ramon Sanchez Pijzuan,
Dalam jumpa pers sebelum pertandingan, berbicara mantan pemain AS Roma ini mengaku tidak terbebani meski Fiorentina akan melawan juara bertahan. Meski demikian, klub berjuluk La Viola itu tidak akan main-main dan akan membuktikannya di lapangan.
saat press conference seperti dilansir Football-Italia. "Saya sangat santai jelang pertandingan nanti," ujar Montella
"Kami tidak puas dan tidak akan beristirahat dengan kemenangan kami. Kami begitu dekat dengan partai final dan harus membuktikan keinginan kami (menembus final) di lapangan."
"Sevilla adalah tim yang sangat lengkap yang tahu bagaimana melakukan sesuatu termasuk mengantisipasi perlawanan dari tim asal Italia. Sebagai klub, mereka sangat sukses dalam beberapa tahun terakhir."
Meski Monttela mengetahui pertandingan nanti akan berat, pemain yang dahulu terkenal dengan selebrasi pesawat terbangnya ini telah mengetahui kelemahan yang dimiliki oleh anak asuhan Unai Emery.
Ungkap Montella kepada wartawan "Kami ingin membuat ini menjadi sebuah permainan yang fantastis. Sevilla tidak sempurna, mereka memiliki banyak kekuatan dan juga kelemahan yang kita telah ketahui,"
Dalam pertandingan nanti, Fiorentina, ditempatkan sebagai tim underdog. Meski demikian, label ini membuat Montella yakin timnya akan tampil lebih semangat.
"Itu (underdog) akan jadi keuntungan jika pelatih juga berpikir seperti itu. Kedua tim menembus semifinal dengan prestasi dan kami akan lihat apa yang akan terjadi," ujar Montella.
Penyerang Fiorentina, Mario Gomez, mengakui senang timnya tidak diunggulkan dalam leg pertama semifinal Liga Europa melawan Sevilla di stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Jumat (8/5/2015) dinihari nanti.
Dengan status seperti itu Fiorentina akan jadi lebih termotivasi untuk bisa mengalahkan Sevilla yang notabene adalah juara bertahan di Liga Europa.
"Kami belum memenangkan apapun. Dengan begitu kami sangat bahagia bisa sampai di semifinal tapi kami akan menjalani laga yang sulit," ungkap mantan pemain Bayern Munchen itu.
"Sevilla adalah tim yang kuat dan kami harus memberikan yang terbaik. Sebenarnya, sangat mudah bagi kita untuk bermain dengan jadwal yang seperti ini, kami jadi lebih konsentrasi."
"Kami semua tahu tentang Sevilla dan sangat baik menantang mereka (Sevilla) sebelum sampai ke final."
Setelah pesta semifinal Liga Champions selesai, kini giliran Liga Europa yang menggeliat. Berbeda dengan Liga Champions yang hanya memainkan satu partai per hari, di Liga Europa akan dijalankan dua partai pada Jumat (8/5/2015) dinihari nanti.
UEFA atau federasi sepakbola Eropa telah memilih dua wasit untuk menjadi juru adil pertandingan Napoli vs Dnipro di stadion San Paolo dan laga Sevilla vs Fiorentina di Spanyol.
Untuk pertandingan Napoli vs Dnipro akan dipimpin wasit asal Norwegia, Svein Oddvar Moen. Sedangkan laga Sevilla vs Fiorentina akan dipimpin oleh Felix Brych asal Jerman.
Napoli melangkah ke semifinal usai menyingkirkan Wolfsburg, sedangkan Dnipro menyudahi perlawanan Club Brugge dari Belgia.
Fiorentina sendiri maju ke babak empat besar setelah mengalahkan Dynamo Kyiv dari Ukraina dan Sevilla menaklukan Zenit St Petersburg dari Rusia.
Description
:
Rating
: 4.5
Reviewer
: Unknown
ItemReviewed
: